Serpihan Rindu Buat Mu, Sahabat

sahabat

 

 

 

 

 

 

Aku tak mampu mengelak dari rasaku
saat ku sadar, ada bgian yang hilang dari diriku
Saat aku mulai merasa kehilangan mu,
Saat perlahan kau mulai menjauh

Aku merasa hilang
Benar- benar kehilangan
Sebab kita tak saling menyapa
Aku tak bisa kembali ke masa itu
Masa dimana kita menapaki jalan bersama
Menyemai kebersamaan di setiap petak waktu

Masih kah aku sahabat mu ?
Masih kah kita bisa bersama ?

Ku tuang kan serpihan rindu di hadapan mu,
Apa kau melihat nya ?
Apa kau merasakan nya ?

Aku merindukan mu
Rindu saat kita masih bisa bersama
bukan seperti hari ini
Saat tawa hanya tinggal sebongkah kediaman
Saat canda hanya menjadi kekakuan

Apakah aku bersalah pada mu,
Apakah aku menyakiti hati mu
Hingga kau bahkan enggan menyapa ku
Meski nyata kau melihat ku

Bicaralah pada ku
Jangan hanya diam dan berlalu
Bicaralah pada ku
Karena serpihan rindu ini semakin menyesak di rasa ku

Aku hanya ingin kita bersama seperti dulu lagi
Menikmati potret waktu bersama mu
Menuangkan setiap lengkingan rasa pada berlalu nya senja

Aku hanya ingin kita bersama seperti dulu lagi
dan sampai hari ini
Aku masih menyimpan serpihan rindu di setiap sudut hati ku
Menunggu mu bicara
Menunggu mu kembali pada kebersamaan masa itu

*dari ku yang merindukan mu, sahabat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s